Stres Menerjemahkan Teks, Ini Rahasianya!


.

KOMPAS.com — Terbatasnya tenggang waktu yang diberikan untuk menerjemahkan sering membuat seorang penerjemah stres. Untuk itu, diperlukan cara menerjemahkan yang lebih efisien. Caranya?

Penerjemah pemula biasanya langsung menerjemahkan teks sumber dengan sering kali melihat makna kata yang tidak diketahuinya di kamus. Padahal, cara tersebut kurang efektif karena si penerjemah harus berulang kali kembali ke teks awal. Hal itu biasanya terjadi akibat salah memilih padanan kata.

Untuk itu, tak ada salahnya penerjemah membaca dulu teks yang akan diterjemahkan secara berulang kali. Cara tersebut cukup jitu dilakukan agar ia benar-benar memahami apa yang tersirat dalam teks.

Penerjemah juga harus dapat menyimpulkan apa tujuan penulisan teks tersebut. Ya, apakah untuk memberikan informasi, memengaruhi, sekadar hiburan, dan sebagainya.

Selain itu, penerjemah juga harus memahami kata-kata yang dipergunakan dalam menyatakan maksud penulis pada teks sumber. Sebab, kerap si penulis menggunakan banyak kombinasi acuan, diagram, statistik, dan lain-lainnya.

Penerjemah juga harus dapat melihat tingkat kesukaran dari teks yang akan diterjemahkan. Dia juga harus dapat memperkirakan waktu yang dibutuhkannya untuk menerjemahkan.

Perlu diingat bahwa seorang penerjemah bisa dipegang kata-katanya. Sebab, jika ia sudah menyanggupi untuk menerjemahkan teks sumber dalam tiga hari, jangan pernah minta waktu tambahan. Tentu, karena hal tersebut hanya akan menunjukkan bahwa si penerjemah itu tidak profesional.

Memang, kegiatan terjemahan ternyata tak semudah yang diperkirakan. Cukup banyak hal yang harus diperhatikan. Dan, seorang penerjemah profesional harus terus berusaha menghasilkan terjemahan yang berkualitas baik.

Pun, perlu kesabaran dan keinginan tinggi untuk terus berlatih dan belajar. Ada baiknya bila penerjemah menyimpan daftar kata-kata yang mempunyai arti khusus dari teks yang sudah diterjemahkannya.

Kiranya, semakin lama jam terbang penerjemah, semakin cepat ia dapat menghasilkan penerjemahan yang berkualitas baik. Ada kualitas, tentu ada harga. Dengan kualitas itulah, menjadi penerjemah merupakan alternatif pekerjaan yang cukup menjanjikan.

Pengenalan Mikroskop


.

Pengenalan Mikroskop

Tujuan:

· Memperkenalkan Komponen-komponen Mikroskop dan cara penggunaannya

· Mempelajari cara penyiapan bahan yang akan di amati

Hasil pengamatan :

· Bayangan yang di hasilkan akan bersifat maya, terbalik, dan diperbesar.

· Jika objek pada meja preparat di geser ke kanan, maka bayangan akan bergeser ke kiri. Begitu juga sebaliknya jika objek di gesser ke atas maka bayangan akan bergeser ke bawah.

Pembahasan:

Mikroskop merupakan alat yang dapat membantu persoalan manusia dalam mengamati suatu objek berukuran kecil yang tidak dapat di lihat dengan mata secara langsung.

Ada dua jenis mikroskop berdasarkan objek yang diamati,yaitu: mikroskop dua dimensi (mikroskop cahaya) dan mikroskop tiga dimensi (mikroskop stereo). Sedangkan berdasarkan sumber cahayanya mikroskop dibedakan menjadi dua yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop electron. Mikroskop cahaya memiliki perbesaran maksimum 1000 kalidan mikroskop stereo mempunyai perbesaran 7-30 kali. Sedangkan, mikroskop electron mempunyai perbesaran sampai 100 ribu kali.

Fungsi bagian-bagian mikroskop antara lain:

1. Tempat mata (eye places)

v Untuk meletakkan mata agar dapat melihat benda yang di amati.

2. Meja preparat

v Untuk meletakkan objek.

3. Penjepit preparat

v Untuyk menjepit objek yang akan diamati.

4. Lensa objektif

v Untuk membentuk bayangan pertama kali.

5. Lensa okuler

v Untuk memperbesar bayangan yang dibentyuk oleh lensa objektif

6. Lensa kondensor

v Untuk mendukung pencahayaan pada objek yang akan difokuskan.

7. Lampu

v Sebagai pengatur cahaya.

8. Pengatur focus

v Untuk mengatur focus bayangan agar terlihat jelas dan terang.

9. Revolver

v Untuk mengatur lensa perbesaran bayangan.

Cara penyiapan preparat basah adalah letakkan medium berupa setetes air diatas gelas objek dengan menggunakan pipet dan letakkan bahan yang akan diamati di dalam medium dengan bantuan pinset. Lalu tutup dengan kaca penutup dan usahakan agar tidak terdapat gelembung udara pada medium yaitu dengan memegang kaca penutup dengan posisi 45o terhadap gelas objek, sentuhkan tepi bawah kaca penutup pada permukaan medium dan perlahan rebahkan sehingga kaca penutup terletak diatas kaca objek. Jika masih ada gelembung, ulangi pekerjaan tersebut sampai tidak ada gelembung.

Perbesaran bayangan dari suatu objek dapat diketahui dari angka perbesaran lensa objektif dan okuler. Untuk menentukan diameter bidang pandang dapat di hitung dengan rumus:

Ø ok = Ø ol x pl/pk

Ø ok : diameter bidang pandang dengan objektif perbesaran kuat

Ø ol : diameter bidang pandang dengan objektif perbesaran lemah

pk : perbesaran lensa objektif kuat

pl : perbesaran objektif lemah

Kesimpulan:

Mikroskop dapat digunakan untuk melihat objek yang berukuran kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata secara langsung. Setiap mikroskop mempunyai komponen dan fungsi yang berbeda-beda. Mikroskop berdasarkan kenampakan objek dibagi menjadi dua yaitu mikroskop cahaya (dua dimensi) dan mikroskop stereo (tiga dimensi). Cara penyiapan preparat basah adalah penetesan medium air diatas gelas objek, peletakan bahan, dan penutupan medium dengan kaca penutup.

Snap Angle Vs Rotate UCS (2D)


.

object30Pernah mencoba memutar UCS pada 2D drafting?

Misalnya untuk menggambar object seperti pada gambar disamping.

Banyak cara untuk membuat objek dengan sudut 30 derajat seperti pada gambar tersebut, kita bisa membuat line dengan sudut 30 derajat kemudian kita offset. Bisa juga kita gambar datar saja kemudian setelah selesai di rotate.

Cara lainnya adalah dengan memutar UCS atau mengatur variable snap angle.

Memutar UCS

Gunakan perintah UCS, kemudian putar UCS berdasar sumbu Z sebesar 30 derajat. UCS dan crosshair akan nampak seperti berikut:

ucsrotated

Bila grid ditampilkan maka perbedaannya seperti pada gambar berikut:

ucs30

Snap Angle

Ketikan SNAPANG pada command line, masukan 30 unutk nilai sudut yang diminta. Maka crosshair akan berubah seperti berikut ini

snapang

AutoCAD hanya memutar crosshair nya saja sebesar 30 derajat sedangkan UCS tetap pada kondisi semula. Gunakan tombol F8 (Ortho ON/OFF) untuk membantu menggambar.

Mana yang lebih disukai? terserah anda :)

Semoga bermanfaat

~ igun ~

Tulisan Terkait:

  1. Snap override dengan Shift + Klik Kanan
    Apa gunanya tombol [Shift] + klik kanan mouse ini? Tombol ini akan membuka context menu pada pointer, isinya adalah akses untuk meng-override snap.Mengaktifkan object snap otomatis bagi banyak orang bukan pilihan. Seringkali snap otomatis ini muncul pada tempat yang tidak diharapkan. Berbeda dengan
  2. Mengaktifkan Snap ke Hatch
    Masalah ini sering muncul di pengguna AutoCAD senior. Kenapa saya gak bisa snap ke hatch seperti AutoCAD versi lama? Sepertinya memang Autodesk akhirnya memutuskan untuk mematikan snap ke hatch secara default. Terutama untuk isu performance. Namun bukan berarti fitur ini hilang. Kita tetap dapat men
  3. AutoCAD Isometric Text dan Dimension
    Saya mendapat pertanyaan terkait dengan posting saya tentang menggambar 2D isometrik. OK, sekarang sudah bisa membuat garis isometrik dengan mudah. Lalu bagaimana dengan isometric text dan dimension? Tidak ada cara yang langsung untuk mendapatkannya. Di sini kita harus menggunakan sedikit trick. E
"tentangCAD.com"

(Piping Isometric)Rolling Offset Dimension


.

Mungkin sedikit coding ini bisa membantu kawan-kawan yang bekerja di Piping Isometric. Mungkin dah saatnya juga untuk ngasih kalkulatornya buat adek dirumah atau di sumbangin.

Berikut ilustrasi gambar dan coding. Mudah-mudah bisa membantu

Rolling Offset Dimension

(prompt "\nKetik ROD untuk menjalankan program:")
;ROD = Rolling Offset Dimension
;Dibuat : Abu Labib 23/06/09
(defun c:ROD () ; rolling offset dimension
(setq dimrun (entget(car(entsel "\nPilih Dimensi Run:"))))
(setq dimrun1 (cdr (assoc 1 dimrun)))
(setq dimrun42 (cdr (assoc 42 dimrun)))
(if (= dimrun1 "")
(setq dimrun dimrun42)
(setq dimrun (atof dimrun1))
);if
(setq dimroll (entget(car(entsel "\nPilih Dimensi Roll:"))))
(setq dimroll1 (cdr(assoc 1 dimroll)))
(setq dimroll42 (cdr(assoc 42 dimroll)))
(if (= dimroll1 "")
(setq dimroll dimroll42)
(setq dimroll (atof dimroll1))
);if
(setq dimc (sqrt (+ (expt dimrun 2) (expt dimroll 2))))

(setq dimrise (entget(car(entsel "\nPilih Dimensi Rise:"))))
(setq dimrise1 (cdr (assoc 1 dimrise)))
(setq dimrise42 (cdr (assoc 42 dimrise)))
(if (= dimrise1 "")
(setq dimrise dimrise42)
(setq dimrise (atof dimrise1))
)

(setq travel (sqrt (+ (expt dimrise 2) (expt dimc 2))))

(setq pt1 (getpoint "\nTentukan titik pertama"))
(setq pt2 (getpoint pt1 "\nTentukan titik kedua"))
(setq oldosn (getvar "osmode"))
(setvar "osmode" 0)
(command "_dimaligned" pt1 pt2 pause "")
(setq ed (entlast))
(command "_dimedit" "O" ed "" "-90" )
(setq edx (entlast))
(setq edim(entget edx))
(setq ed1 (assoc 1 edim))
(setq ed2 (cons 1 (rtos travel 2 1 )))
(setq edim (subst ed2 ed1 edim))
(entmod edim)
(entupd edx)
(setvar "osmode" oldosn)

(princ)
);defun
(princ)

Ingin tau lebih dalam tentang AutoLISP silahkan hub :

udaafAtTentangCadDotCom

Tulisan Terkait:

  1. Single Offset Dimension
    Coding ini bisa digunakan untuk memberikan dimensi garis miring pada gambar isometrik atau di AutoPLANT dikenal dengan sebutan Single Offset Dimension. Hal yang harus diingat adalah style dan dimension style sudah diatur terlebih dahulu. Tanpa basa basi berikut codingnya ; Dibuat Bapa
  2. [AutoLISP]+ Balloons
    Tadinya mo digabung dengan posting sebelumnya tapi karena gagal terus ya kita buat baru saja. Ini coding tambahan untuk menambahkan balloons dimulai dengan nilai terakhir. Misal nilai terakhir 8 maka balloons akan dimulai dari angka 9 dst. Semoga bisa membantu. ; Dibikin Bapaknya Labib 08/07/08 ; M
  3. Isometrik Dimensi
    Buat kawan-kawan yang biasa kerja di piping isometric mungkin dah sering bercengkrama dengan judul yang satu ini. Ni ada sedikit coding sederhana oleh2 dari tanah dayak. Syaratnya style dan dim style sudah dibuat terlebih dahulu dan di set sebagai default ketika membuat dimensi. Dan pembagian pember
"tentangCAD.com"

Koordinat Gambar dengan Field


.

Ini terjadi pada waktu menggambar garis kontour peta di site plan. Menggambar banyak titik koordinat sangatlah melelahkan. Mungkin kalau terbiasa menggambar di AutoCAD Map hal ini sangat mudah, lain halnya kalau pakai AutoCAD standar. Jadi akhirnya penulis menggunakan alternatif yaitu FIELD.

Langkah-langkah yang penulis lakukan adalah:

  • Buat lingkaran, garis dan mtext seperti dibawah ini.
  • Edit mtext, select all, kemudian insert field, kemudian pilih “Field Category:” objects, “Object type:” Circle (yang kita gambar sebelumnya), “Property” Center, “Format” Decimal, dan klik OK.
  • Copy dan letakkan disetiap titik yang diberi keterangan kemudian di save.

Flickr : , Field

Tulisan Terkait:

  1. Menampilkan koordinat dengan Text Field
    Kemarin saya memperoleh pertanyaan terkait dengan posting penggambaran pengukuran ini. Bagaimana caranya kita menampilkan anotasi koordinat pengukurannya? Ada beberapa cara sebetulnya. Saya dulu pernah mendownload program AutoLISP di internet untuk melakukan penggambaran ini. Sangat membantu, sayang
  2. Membuat Text Field untuk Koordinat
    Saya memperoleh beberapa pertanyaan terkait tulisan yang membahas koordinat dengan text field. Saya rasa jika anda sudah mencoba menggunakan text field, anda sudah memahami konsep kerja yang ditawarkan. Tapi mungkin ada beberapa hal yang luput. Jadi saya coba membahas cara membuatnya di sini. Perta
  3. Skala Otomatis dengan Field
    Lelah dengan mengganti teks skala, tanggal print dikala sering ganti format kertas? Anda bisa menggunakan fasilitas field. Field juga dapat menambahkan informasi nama file gambar, jam, orientasi kertas pada saat plot tanpa harus mengedit manual. Dan masih banyak fungsi yang lain. Sedangkan field sen

Mengunci Elevasi Drawing pada UCS


.

Kasus ini muncul di forum: pada saat akan membuat fillet, muncul error yang mengatakan fillet tidak dapat dilakukan karena kedua garis tidak co-planar. Co-planar artinya kedua garis itu tidak pada bidang yang sama. Mungkin karena bekerja di UCS yang berbeda, atau pada saat membuat garis itu, tidak sengaja snap ke titik lain. Kadang malah tanpa diketahui penyebabnya, garis bisa terbuat pada elevasi yang berbeda!

Bagaimana menghindarinya?

ignore Z valueKita dapat ‘memaksa’ agar AutoCAD mengabaikan nilai Z selain pada UCS. Jadi kalau ada objek lain yang memiliki nilai elevasi berbeda, AutoCAD akan mengabaikannya.

Anda dapat mengaktifkannya pada option, tab drafting settings. Pada bagian object snap options, aktifkan replace Z value with current elevation.

Atau anda dapat juga mengubahnya dengan mengetikkan OSNAPZ dan menggantinya menjadi 1.

Bagaimana jika telah terlanjur digambar? Ya satu-satunya cara dengan flatten atau memeriksa elevasinya satu-satu.

Tulisan Terkait:

  1. Mengirimkan File Drawing dengan e-Transmit
    Dalam bekerja dengan file-file AutoCAD, seringkali kita harus memberikan file-file kita pada desainer lain. Baik melalui floppy disk (masih gak ya?), flash drive, CD, atau lewat email. Kalau kita hanya bekerja hanya dengan satu file, tidak ada masalah. Apalagi kalau kita menggunakan semua standar ya
  2. Menerapkan Drawing Standard
    Drawing Standard merupakan isu yang sangat penting beberapa tahun belakangan ini. Terutama bagi lingkungan corporate yang bergerak dalam multi disiplin engineering, dengan banyak CAD operator. Disadari atau tidak, semua orang punya standard. Bahkan orang yang bekerja sendirian pun menetapkan standar
  3. Membetulkan Arrowhead pada Dimensi Gambar Isometric
    Dalam penggambaran isometric (gambar 3D tapi dalam ruang 2D) terutama untuk gambar piping sangatlah diperlukan ukuran atau dimensinya. Untuk membuat style dimensi isometric ini sudah ada dibahas di tentangcad.com, namun menurut saya masih kurang sempurna, yaitu mengenai tampakan simbol Arrowhead-nya
"tentangCAD"

Revit 2010 – Navigasi Office 2007 dan Sketchup Modeling


.

rac2010

Apa yang baru di Revit 2010? Jujur saja bagi saya tidak banyak. Mungkin karena memang tidak banyak lagi hal yang bisa dikembangkan dari aplikasi spesifik seperti Revit. Interface dan format file, seperti biasa berubah. Ada tambahan beberapa fitur baru di mass modeling, surface dan juga interoperabillity antara aplikasi autodesk: format file ADSK. Meski tidak banyak, cukup menarik untuk mencoba fitur-fitur baru ini. Ingin tahu lebih banyak?


Interface

Yang paling membuat shock pengguna lama tentu saja ribbon interface. Autodesk memang terkenal suka menganti-ganti interface. Setiap tahun ada saja perubahan interface, meski kadang hanya minor. Sekarang perubahaannya cukup signifikan. Bahkan menu yang (dulunya) jadi standard semua aplikasi windows menghilang. Coba dimana urutan menu seperti file, edit, tools, dst?

menu

Sepertinya kita memang harus segera menyesuaikan diri dengan interface baru ini. Bukan salah Autodesk juga kali ini. Microsoft yang seenaknya merubah pakem yang sudah ada sejak beberapa dasawarsa ini. Dulu semua aplikasi harus memiliki menu, toolbar, status bar, dll untuk bisa disebut Windows Compliant. Sebentar lagi mungkin harus punya ribbon untuk bisa jadi windows compliant. Better get use to it!

Ribbon sebetulnya tidak sulit digunakan. Hanya saja pengelompokan toolsnya sekarang berubah total. Cobalah explore untuk tahu dimana tools anda dikelompokkan sekarang.

ribbon

Pada dasarnya sekarang ada 8 Tab pad ribbon. Dan saat anda mengaktifkan salah satu tool Revit atau memilih objek, anda akan melihat satu Tab lagi terbuka. Tab ini berisikan tool dan option yang relevan dengan tool yang aktif. Karena itu disebut dengan contextual tab. Ini adalah contextual tab untuk door. Kalau dilihat dari segi ‘cantik untuk dilihat’ ribbon mungkin memuaskan anda. Bahkan ada thumbnail yang memungkinkan ada melihat preview bentuk component yang akan anda letakkan.

contextual bar

Untuk navigasi, sekarang diletakkan di sisi kanan drawing area. Tampak simpel dan kompak. View cube juga akan disembunyikan jika anda tidak dalam 3D view. Not bad.

navigation

Modeling ala Sketchup dan Surface Pattern

Untuk massing, harus diakui ada kemajuan lumayan di Revit 2010. Tidak sekaku di masa lalu. Kita bisa memodifikasi dalam level sub-object. Seperti menarik edge atau face dari objek. Anda bisa lihat saat memilih objek ada seperti gizmo di 3ds max?

revit gizmo

Sekarang bicara surface. Bentuk surface saat masuk ke engineering detail tidak smooth tentu saja. Di bangunan, anda mungkin menutupnya dengan panel pre-cast. Atau curtain wall. Di Revit 2010, kita bisa membagi surface menjadi mesh dengan bentuk yang sesuai dengan pabrikasi panel kita kelak.

divide surface

Misalkan saya punya model curtain wall seperti di bawah ini. Saya akan memasang dalam bentuk segitiga. Very cool. Mungkin tidak banyak terpakai, tapi tetap menarik bahwa kita dapat melakukannya di Revit.

surface pattern

Autodesk Exchange (ADSK)

Seingat saya format file ini baru muncul di 2010. Dengan adanya format file ini, anda dapat menggunakan file dari produk autodesk lain untuk digunakan sebagai building component. Misalkan desain dari Inventor, atau aplikasi manufaktur lain.

Di sini tampak Autodesk berusaha keras agar penggunanya lebih mengutamakan untuk menggunakan jaringan produk mereka, bukan dari produk lain. Tentunya akan sangat menyenangkan jika kita bisa menggunakan desain dari berbagai aplikasi lain dengan mudah, di desain kita. Setelah sebelumnya muncul format FBX untuk kolaborasi dengan 3ds max animator, sekarang ADSK untuk manufakturing.

Sudah mencoba Revit 2010?

Tulisan Terkait:

  1. AutoCAD 2010: Sedikit Rasa Inventor, Sedikit Rasa 3ds Max
    Minggu depan, AutoCAD 2010 akan resmi dirilis. Sekedar refresh, di Acad 2007 perubahan besar ada di 3D. di Acad 2008, perubahan besar ada di anotasi (documentation). Mungkin AutoCAD 2009 yang menitikberatkan pada interface agak mengecewakan. Perubahan apa yang ada di AutoCAD 2010? Saya rasa perubah
  2. Revit Mass Floor
    Jika anda sudah mencoba bermain-main dengan studi massa di Revit 2009, saat anda akan membuat floor faces, anda akan melihat icon tersebut sudah berganti. Ya, sekarang yang tertulis adalah mass floors. Benar bahwa membuat studi massa di Revit tidak sefleksibel SketchUp ataupun AutoCAD. Tapi ini adal
  3. Revit Building Maker
    Di seri tutorial Revit, anda telah mempelajari bagaimana membuat model bangunan dengan cara konvensional. Yaitu dari denah lantai. Di bagian ini akan dibahas bagaimana membuat ‘kulit bangunan’ dengan lebih dulu mendesain massa bangunan. Bukan dengan cara konvensional seperti di seri tuto